Minggu, 25 Maret 2018

Dejavu

Pada akhirnya, semua sama.
Puing kata yg begitu manis, dulu, hanya menjadi bumbu rasa saja.
Menghangatkan suasana, tanpa tau akibatnya. 
Dulu, setiap kata dan frase diuntai menjadi kalimat cinta. Membuat aku tak ingat suasana. Menghamburkan senyuman disetiap detiknya.
Mengerutkan dahi dan menarik setiap sudut bibirku, tertawa kecil karna tingkah mu.
 
Tapi, sekarang, aku mengerti, itu hanya sebuah kisah candu. 
Yang membuat orang terbang dan mabuk kepayang! Ah.
Kenapa aku bisa terjebak? 
Padahal, aku sudah terperangkap berulang kali. 
Ternyata, itu hukum alam, setiap orang pasti pernah merasa,
 
Tunggu..
Tidak semua orang, mungkin beberapa.

 
Sebenarnya aku suka.
Tapi, aku takut juga.
Setiap kisah yang pernah aku jalani, akhirnya sama. Ditinggalkan atau meninggalkan.
Samasama pergi juga, ah untuk apa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar